Keju merupakan makanan yang sudah populer sejak zaman dahulu hingga sekarang. Jika dahulu keju banyak dikonsumsi oleh orang-orang Barat, kini di negara kita keju juga semakin banyak digunakan. Di Indonesia, kini banyak sekali ditemukan olahan makanan dengan tambahan keju di dalamnya maupun sebagai topping untuk menambah cita rasa masakan menjadi lebih gurih dan nikmat. Salah satu keju yang paling enak dan populer digunakan hingga sekarang adalah keju edam.

Manfaat Keju Edam

Bagi yang belum tahu, keju yang satu ini bernama demikian karena diambil dari daerah asal pembuatannya, yaitu Edam yang merupakan salah satu daerah di Belanda. Ciri khas keju ini terutama pada penampilannya. Dimana bentuknya bulat menyerupai buah apel dengan kulit luarnya berwarna merah terang yang terbuat dari paraffin atau malam. Kejunya cenderung tidak berbau dan memiliki rasa yang lembut, sehingga tidak begitu sengit pada lidah.

Keju ini termasuk jenis keju muda karena usia pembuatannya cukup singkat, yaitu sekitar 4 bulan saja. Namun begitu, keju ini sebenarnya terbagi ke dalam dua jenis, yaitu Edam Muda dan Edam Tua. Untuk Edam Tua terbilang banyak dikenal oleh masyarakat. Edam Tua memiliki tekstur yang keras dan kering, sehingga mudah untuk diparut dan diiris. Banyak diekspor ke beberapa negara, termasuk Indonesia, keju ini sangat populer sebagai bahan utama dalam pembuatan kue kering Kastengel. Hal ini karena teksturnya yang keras dan kering tersebut, membuat keju edam mudah untuk diparut sehingga bisa menghasilkan butiran-butiran halus seperti bubuk. Jika dicampur ke dalam adonan kue kering, keju ini akan membuat kue lebih renyah dan gurih.

Keju satu ini sangat cocok dikonsumsi bagi yang sedang berdiet karena kandungan lemak di dalamnya jauh lebih rendah dibandingkan dengan jenis keju lainnya. Untuk mendapatkan keju ini, terbilang cukup mudah. Anda bisa menemukan bahan lain seperti mentega tawar di swalayan maupun pasar tradisional. Namun pastikan teliti dalam pembelian, karena ada dua jenis keju yang beredar di pasaran, yaitu Edam Muda dan Edam Tua. Mengingat harganya yang cukup mahal, sebaiknya pergunakan seperlunya saja. Jika tidak habis dalam sekali pakai, sebaiknya bisa membungkusnya rapat-rapat dengan plastik dan menyimpannya dalam kulkas agar tidak jamur.

Mengulas Lengkap Tentang Keju Edam dan Manfaatnya

Keju merupakan makanan yang sudah populer sejak zaman dahulu hingga sekarang. Jika dahulu keju banyak dikonsumsi oleh orang-orang Barat, kini di negara kita keju juga semakin banyak digunakan. Di Indonesia, kini banyak sekali ditemukan olahan makanan dengan tambahan keju di dalamnya maupun sebagai topping untuk menambah cita rasa masakan menjadi lebih gurih dan nikmat. Salah satu keju yang paling enak dan populer digunakan hingga sekarang adalah keju edam.

Manfaat Keju Edam

Bagi yang belum tahu, keju yang satu ini bernama demikian karena diambil dari daerah asal pembuatannya, yaitu Edam yang merupakan salah satu daerah di Belanda. Ciri khas keju ini terutama pada penampilannya. Dimana bentuknya bulat menyerupai buah apel dengan kulit luarnya berwarna merah terang yang terbuat dari paraffin atau malam. Kejunya cenderung tidak berbau dan memiliki rasa yang lembut, sehingga tidak begitu sengit pada lidah.

Keju ini termasuk jenis keju muda karena usia pembuatannya cukup singkat, yaitu sekitar 4 bulan saja. Namun begitu, keju ini sebenarnya terbagi ke dalam dua jenis, yaitu Edam Muda dan Edam Tua. Untuk Edam Tua terbilang banyak dikenal oleh masyarakat. Edam Tua memiliki tekstur yang keras dan kering, sehingga mudah untuk diparut dan diiris. Banyak diekspor ke beberapa negara, termasuk Indonesia, keju ini sangat populer sebagai bahan utama dalam pembuatan kue kering Kastengel. Hal ini karena teksturnya yang keras dan kering tersebut, membuat keju edam mudah untuk diparut sehingga bisa menghasilkan butiran-butiran halus seperti bubuk. Jika dicampur ke dalam adonan kue kering, keju ini akan membuat kue lebih renyah dan gurih.

Keju satu ini sangat cocok dikonsumsi bagi yang sedang berdiet karena kandungan lemak di dalamnya jauh lebih rendah dibandingkan dengan jenis keju lainnya. Untuk mendapatkan keju ini, terbilang cukup mudah. Anda bisa menemukan bahan lain seperti mentega tawar di swalayan maupun pasar tradisional. Namun pastikan teliti dalam pembelian, karena ada dua jenis keju yang beredar di pasaran, yaitu Edam Muda dan Edam Tua. Mengingat harganya yang cukup mahal, sebaiknya pergunakan seperlunya saja. Jika tidak habis dalam sekali pakai, sebaiknya bisa membungkusnya rapat-rapat dengan plastik dan menyimpannya dalam kulkas agar tidak jamur.